Miskin vs Kaya

Miskin vs Kaya

Sepi-sepi gini enaknya melamun kali ye, tapi kok jadi ingat nasehat sang guru yah. Ada beberapa nasehat beliau yang sangat mengena dan membuat hati ini tentram, yang paling ku ingat adalah nasehat beliau tentang bagaimana sikap kita menjalani hidup.

=jadi orang itu janganlah berharap mendapat kekayaan, tapi berharaplah mendapat kecukupan=

Simple tapi maksudnya mengena banget bokkkkk. Memang percuma kita kaya tapi akan belum puas jika kita masih merasa kurang, Repot juga kalo tidak kaya dan serba kekurangan. Dan yang penting adalah cukup, meski kita bukan orang kaya tapi jika merasa cukuphati tentunya menjadi tentram.

=jadi orang itu bersiaplah untuk menjadi orang miskin, jangan bersiap untuk menjadi orang kaya=

Bener juga sih nasehat ini, bila kita dari kecil sudah di didik untuk menjalani kehidupan layaknya hidup miskin sungguh akan mendidik kita untuk lebih mandiri, selalu giat serta berusaha, suatu saat seandainya kita mendapatkan kekayaan tentulah menjadi rahmat yang tiada tara (anggap saja seperti dapet durian runtuh ^_^), dan seandainya suatu saat kita mendapat kehidupan miskin, tentunya akan melatih diri kita untuk menjadi lebih survive dan bersyukur karena kehidupan miskin bukanlah hal asing lagi.

Coba pikirkan jika nasehat itu dibalik untuk bersiap menjadi orang kaya bukan bersiap menjadi orang miskin iya kalo kaya seumur hidup ngga masalah, lha kalo dapet miskin? apa ngga shock nanti memikirkan kapan kaya. So. Anti Kaya? ngga juga, Anti Miskin? ngga juga, Anti Kemapanan? ngga Juga but.cukup.

Stop Mimpi Berkepanjangan……Ayuredi? go go go kerja kerjaaaaaaaaaaaa 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *